Delman Ganesa & Kebun Binatang Taman Sari Bandung

Setiap long weekend, keluarga kecil saya mengusahakan untuk bisa pergi ke Bandung. Tujuan utama adalah mengunjungi Akung dan Utinya Farand. Sebelum Farand lahir, tempat-tempat yang saya dan suami biasa mampir adalah tempat-tempat  favorit dan kenangan kita. Kebetulan saya dan suami nggak suka belanja, jadi hampir semuanya kuliner.

  1. Lari pagi di Sabuga
  2. Makan di Bubur Ayam Mang Oyo
  3. Makan lumpia basah di Ganesa
  4. Makan di Yoghurt Cisangkuy
  5. Makan di Bakmi Jawa Dipati Ukur
  6. Makan di Imam bonjol
  7. Beli DVD dekat Unisba

Sebetulnya kalau mau mengikuti tempat kesukaan saya, akan lebih panjang daftarnya. Tambah mampir ke Sams Strawberry, Mie Lela, dll. Tapi berhubung suami bukan orang yang suka jalan, jadi kunjungan biasanya terbatas di lokasi-lokasi tsb di atas.

Lain ceritanya setelah ada Farand. Long weekend natal 2011 dan imlek 2012 kemarin kita berkesempatan berkunjung ke Bandung. Pilihan kegiatan utama di Bandung kali ini bukan lagi kuliner,  tapi naik delman seputar ITB dan mengunjungi Kebun Binatang Taman Sari. Karena sudah beberapa kali lewat Jl. Ganesa sebelumnya, Farand sudah liat dan mengerti delman. Farand juga sudah mulai mengenal nama-nama binatang dari gambar-gambar di buku dan TV. Seru sekali sepertinya kalau dia merasakan langsung naik delman dan melihat langsung binatang-binatang yang selama ini hanya dia lihat dari buku dan tv.

Naik delman Rp. 25.000 satu putaran  Jl. Ganesa – Jl. Gelap Nyawang – Jl. Ganesa. Sedangkan tiket masuk Kebun Binatang Taman Sari Rp. 20.000 per orang. Anak di bawah 3 tahun gratis.

Pertama kali Farand naik delman, kebetulan di hari ultah Ayah

Kelemahan Kebun Binatang Taman Sari menurut saya adalah kurang variatifnya jenis binatang. Tidak ada jerapah, misalnya. Apalagi kalau masuk dari pintu masuk III (tempat parkir) kemudian pilih jalan masuk sebelah kanan, rasanya kok di awal-awal bukan seperti kebun binatang, tapi kebun kera. Karena kandang yang dilewati sepanjang jalan adalah kandang berbagai jenis kera. Kesan pribadi sih, kebanyakan binatangnya tampak tidak bersemangat dan tidak happy. Saya nggak tega liat gajah dirantai kakinya. Bukan hal bagus juga memperlihatkan itu ke Farand. Jadi saya berusaha mengalihkan perhatian farand dari kaki gajah yang dirantai. Untuk fasilitas, saya tidak terlalu perhatikan. Karena memang sebentar di sana dan tidak menggunakan fasilitas seperti toilet, rumah makan, masjid, playground, dll. Oia, ada wahana perahu dayung, tunggang unta dan naik gajah juga. Dikenakan tambahan biaya untuk wahana-wahana ini. Saya sudah lama nggak ke kebun binatang lain seperti Ragunan dan Taman Safari, jadi tidak bisa membandingkan.

Senangnya Farand jalan-jalan ke kebun binatang sama ayah dan mama

Secara keseluruhan, berkunjung ke Kebun Binatang Taman Sari cukup menyenangkan untuk farand yang masih 21 bulan. Terbukti dia menolak masuk ke mobil untuk pulang.

Ekspresi Farand lihat binatang-binatang

4 thoughts on “Delman Ganesa & Kebun Binatang Taman Sari Bandung

  1. mas Farand ganteng. makin mirip mba yayi kayanya. btw, raisha juga udah pernah naik delman depan kampus bareng kikinya. kiki nya tapi sambil ketakutan ketawan sama mahasiswa nya naik delman. haha…

    1. Trims tante dyah. Masa sih mirip mama, kebanyakan org malah bilang makin mirip ayahnya. Tapi emang farand campuran ayah mamanya. Kalau raisha kan ddyah banget yaaa… Hehe. Ahaha om tanto pake ja’im segala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s